Katolikpedia.id

Siapa yang Pertama Kali Mendoakan Doa Rosario? Simak Faktanya!

Mendaraskan Doa Rosario

Katolikpedia.id – Selama Bulan Mei dan Bulan Oktober, oleh Gereja ditetapkan sebagai Bulan Maria dan Bulan Rosario. Pada dua momen ini, umat Katolik di berbagai belahan dunia mendoakan doa Rosario. Doa Rosario tersebut didaraskan sebagai salah satu cara menghormati Bunda Maria.

Kata Rosario merupakan turunan dari kata rosarium (bahasa Latin) yang artinya mahkota mawar. Dalam praktiknya, Gereja Katolik juga kerap menghias patung Bunda Maria dengan bunga mawar.

Di sejumlah Gua Maria yang sering menjadi tempat ziarah umat Katolik, ada juga bunga mawar sebagai hiasan. Di tempat lain ada juga tanaman mawar hidup.

Tapi, ngomong-ngomong soal doa Rosario, tetiba muncul pertanyaan, siapa yang pertama kali mendoakan doa Rosario tersebut?

BACA: Berdoa Rosario Di Bulan Mei Ini? Pahami Dulu 7 Hal Penting tentang Doa Rosario

Dari penelusuran sejarah ditemukan bahwa butir-butir Rosario berbentuk kalung sudah dipakai oleh para biarawan-biarawati Timur sejak abad ketiga, antara tahun 201 M hingga 300 M.

Merujuk pada fakta tersebut, maka dapat dikatakan pada tahun-tahun itulah doa Rosario mulai didoakan oleh para biarawan-biarawati tersebut. Namun sudah pasti bahwa doa Rosario belum populer. Hanya kalangan terbatas yang mendoakannya.

Baru pada abad 12, doa Rosario mulai dikenal luas, terutama di luar tembok biara. Santo Dominikus disebut-sebut sebagai orang yang berperan besar dalam mengenalkan doa ini kepada khalayak.

Santo Dominikus giat menyebarkan doa Rosario itu agar didoakan semua umat Katolik setelah mendapat penglihatan rohani. Dalam penglihatannya itu, Bunda Maria memintanya agar ia mengenalkan doa Rosario kepada umat.

Sejak saat itu, banyak umat yang mulai mendoakan doa Rosario, seperti kita kenal sekarang.

BACA JUGA: Berdoalah Doa Novena Mencari Pasangan Hidup

Sementara butir-butir Rosario dan jumlahnya mengikuti kebiasaan para rahib, yang memiliki tradisi mendaraskan 150 Mazmur.

Mula-mula, untuk memudahkan umat Mazmur diganti dengan doa Bapa Kami. Jadi orang dapat mendoakan doa Bapa Kami secara berulang-ulang hingga 150 kali.

Kemudian, kebiasaan ini terus berkembang dan jumlah ini dibagi menjadi tiga bagian, dengan masing-masing berjumlah 50. Jadi umat dapat mendoakan 50 Bapa Kami atau 50 Salam Maria. Kebiasaan ini diyakini sebagai cikal bakal doa Rosario.

Inilah fakta tentang asal-usul doa Rosario. Selama Bulan Rosario ini mari kita mendoakan doa Rosario dengan ujud agar pandemi ini segera berakhir.

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Di Sinilah Tersimpan Relikui Kaos Berlumuran Darah Paus Yohanes Paulus II Saat Dia Tertembak

Steve Elu

Keren! Mempelai Ini Ubah Resepsi Nikah Menjadi Aksi Sosial

Tiwie Pert

Paus Fransiskus : Cinta Allah itu Tulus, Tak Bersyarat dan Tanpa Negosiasi

Edeltrudizh

Leave a Comment