Katolikpedia.id

Mengerti Karakter Kegembalaan Kardinal Suharyo Melalui Pesan-pesan Ini

Tugas Kegembalaan Kardinal Suharyo Resensi Buku

Katolikpedia.id – Tahun depan, Gereja Katolik Keuskupan Agung Jakarta memasuki usia 10 tahun di bawah kegembalaan Kardinal Suharyo. Kabar baik baru-baru ini, ia diangkat menjadi Kardinal, dilantik pada konsistori 5 Oktober kemarin.

Bagi umat Katolik, sosok Kardinal ketiga dalam sejarah Gereja Katolik Indonesia tersebut tidak asing. Tapi, apakah umat juga memahami gagasan-gagasan kegembalaan Kardinal Suharyo?

Gagasan atau pemikiran bagaimana menahkodai Keuskupan Agung Jakarta tentu terus berkembang sesuai dengan realitas masyarakat.

Kondisi sosial tertentu selalu menuntut kebijakan pastoral yang up to date untuk menjawabnya.

Tentang gagasan-gagasan Kardinal Suharyo sejauh ini dapat kita temukan dalam buku “Percakapan yang membebaskan”.

Buku tersebut memuat dengan cukup rinci pesan-pesan penting Kardinal Ignatius Suharyo selama menjadi Uskup Keuskupan Agung Jakarta.

Bisa dibilang, buku ini terbagi menjadi dua bagian besar. Bagian pertama adalah pesan-pesan khusus Kardinal Suharyo sebagai uskup di tengah kota Jakarta yang memiliki corak kehidupan iman yang sangat kompleks.

Sementara pada bagian kedua, ada 15 orang yang menuliskan tanggapan mereka atau minimal bagaimana sosok Kardinal Suharyo di mata mereka.

Mumpung kita sedang merayakan Bulan Rosario, bagian pertama buku ini dalam pandangan saya sangat tepat untuk kita baca dan renungkan.

Ada sejumlah refleksi tentang sosok Bunda Maria yang sangat kontekstual. Kisah-kisahnya sederhana namun penuh dengan katekese iman.

Misalnya, Kardinal Suharyo menjelaskan dengan sangat gamblang tentang cerita-cerita di balik alasan kita menyapa Bunda Maria sebagai Bunda Penolong Abadi, Perawan Bunda Allah, Bunda Segala Bangsa, Bunda Penolong Umat Kristiani, dan sebagainya.

Penjelasan tersebut disertai cerita singkat yang membantu kita untuk berpikir secara logis mengapa kita harus menyebut atau menyapa Bunda Maria demikian.

Selain itu, pembahasan tentang gagasan kegembalaan Kardinal Suharyo melalui Arah Dasar Pastoral juga mendapat tempat yang sangat penting dalam buku ini.

Penyampaian-penyampaian singkat ini sangat membantu umat untuk semakin mengerti, ‘apa sih yang mau dicapai Kardinal Suharyo bersama umat Katolik Jakarta ke depan?’

Ini sebuah pertanyaan besar yang perlu dijawab oleh Kardinal Suharyo dan umat. Dengan membaca buku tersebut, umat berusaha menemukan jawaban yang cocok dengan tugas dan tanggung jawabnya di tengah keluarga, masyarakat dan gereja.

Percakapan yang Membebaskan Resensi Buku Katolikpedia

Judul: Percakapan yang Membebaskan
Penyunting: M. Harry Sulistya Pr
Penerbit: Obor, 2016
Tebal: 162 halaman

NB: Katolikpedia.id sedang menjalankan Program #TravelRohani yakni mendokumentasikan arsitektur gereja, tempat ziarah dan kegiatan-kegiatan lintas iman di channel youtube “Katolik Pedia”. Jika Anda tertarik untuk mendukung program ini, silakan membantu kami dengan SUBSCRIBE, LIKE, SHARE dan COMMENT. Ini salah satu videonya:

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Doakan Doa Katolik Ini untuk Memaafkan Orang yang Menyakitimu

Admin

Rayakan 7 Tahun Masa Kepausan, Paus Fransiskus Doakan Umat Sedunia

Edeltrudizh

Tiago Varanda, Imam Tunanetra dengan Kesaksian Iman yang Tangguh

Edeltrudizh

Leave a Comment