Katolikpedia.id

Dampak Virus Corona Sangat Terasa, Mulai dari Paus Fransiskus sampai Umat Katolik Roma

Paus Fransiskus dan dampak virus corona

Katolikpedia.id – Dampak virus corona sangat terasa selama beberapa pekan terakhir di beberapa negara, khususnya di Italia. Sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan Gereja Katolik di Roma, bahkan Vatikan, terganggu.

Tak hanya itu. Paus Fransiskus juga merasakan dampak buruk dari ancaman virus corona ini. Banyak aktivitas pimpinan tertinggi Gereja Katolik dunia itu terganggu, bahkan dibatalkan.

Gereja-gereja paroki di sekitaran Roma, dan Italia seluruhnya, juga merasakan betul dampak virus corna ini.

Berikut ini adalah sejumlah kegiatan Paus Fransiskus dan Gereja Katolik di Italia yang terkena dampak langsung dari virus corona.

# Paus Fransiskus

Ada sebuah peristiwa yang tidak lazim terjadi pada Minggu kemarin, 8 Maret 2020. Paus Fransiskus memimpin Angelus dan memberikan berkatnya melalui layar kaca.

Ini adalah sesuatu yang “aneh” sebab belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam tradisi, Paus biasanya akan muncul di Jendela Vatikan untuk memimpin Angelus (pukul 12.00 waktu setempat), audiensi, dan memberikan berkat kepada semua peziarah di Lapangan Basilika St Petrus Vatikan, setiap Minggu dan Rabu siang.

Tapi hari Minggu kemarin, tradisi itu tiba-tiba berubah. Paus Fransiskus berdoa dan menyapa peziarah lewat layar kaca. Setelah itu, ia hanya muncul sejenak di Jendela Vatikan dan melambaikan tangan kepada para peziarah tanpa satu kata pun.

Tiga hari sebelumnya, Kamis malam, 5 Maret 2020, Direktur Kantor Pers Takhta Suci, Matteo Bruni menjelaskan kepada para wartawan bahwa kesehatan Paus Fransiskus berangsur pulih dari flu ringan yang dideritanya sejak Misa Rabu Abu.

“Pilek yang diderita Bapa Suci sudah mulai berkurang. Dia terus merayakan Misa Kudus setiap hari dan mengikuti Latihan Rohani, seperti yang telah kami laporkan dalam beberapa hari terakhir,” katanya.

Dampak Virus Corona untuk Gereja Katolik Roma
Foto: Vatican.va

# Pelayanan kesehatan di Vatikan dihentikan

Takhta Suci telah menghentikan pelayanan rawat jalan di Vatikan. Penghenatian ini menyusul seorang pasien dinyatakan positif terpapar virus corona pada Kamis pekan lalu.

Matteo Bruni, mengatakan kepada wartawan pada Jumat pagi pekan lalu bahwa layanan kesehatan Vatikan ditutup sementara untuk mendisinfeksi fasilitas yang digunakan untuk layanan rawat jalan.

“Direktorat Kesehatan dan Kebersihan sudah menginformasikan kepada pihak berwenang Italia yang kompeten dan protokol kesehatan yang direncanakan telah dimulai,” tambahnya.

# Kegiatan Vatikan terpengaruh

Bruni juga mengatakan kepada wartawan bahwa Vatikan sedang mempertimbangkan cara untuk menghindari penyebaran virus corona Covid-19. Beberapa kegiatan harus dipertimbangkan matang-matang.

“Sehubungan dengan kegiatan yang akan datang, Bapa Suci, Tahta Suci, dan Negara Kota Vatikan, mempertimbangkan langkah-langkah yang cocok untuk mencegah penyebaran Covid-19. Setiap tindakan yang diambil akan dikoordinasikan dengan langkah-langkah yang ditetapkan oleh otoritas Italia,” ujarnya.

# Gereja Katolik Roma

Dampak virus corona juga terasa di seluruh Gereja Katolik Roma, dan Italia pada umumnya. Seperti dilansir dari Vaticannews.va (10/3/2020), Keuskupan Roma telah membatalkan semua “kegiatan non-sakramental” hingga 15 Maret mendatang.

Ini termasuk kelas katekismus, kursus persiapan pernikahan, retret, ziarah, dan sebagian besar kegiatan-kegiatan kategorial.

# Dampak virus corona untuk umat

Umat yang datang mengikuti Misa di gereja-gereja juga meminimalisir kontak secara langsung dengan sesama umat Katolik. Salah satunya adalah “Salam Damai”.

Imam yang memimpin Misa diharapkan tidak mengajak umat untuk bersalaman saat “Salam Damai”. Selain itu, air suci di pintu masuk gereja juga dikosongkan.

Terlepas dari tindakan pencegahan ini, Caritas Keuskupan Roma mengatakan bahwa tindakan amal Gereja terhadap orang miskin tidak akan berhenti.

Gereja-gereja didorong untuk menjaga dapur umum tetap terbuka, dan menyediakan tempat berlindung bagi para tunawisma dan pengungsi, sembari menghormati arahan kebersihan dan sanitasi yang ditetapkan oleh pemerintah Italia.

Wabah virus corona terus mengancam kehidupan masyarakat di Italia dan beberapa negara lain, seperti Indonesia. Mari kita berdoa dan bekerja keras untuk mencegah penyebaran dan mengatasi dampak virus corona ini.

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Gereja dan Booming Live Streaming

Pastor Doddy Sasi CMF

RIP Romo Matheus Purwatma. Selamat Jalan Menuju Rumah Bapa di Surga

Steve Elu

Ini Cara Unik Merayakan Tradisi Epifani di Seluruh Dunia. Kamu Sudah Tahu?

Steve Elu

2 comments

Ini Alasan Kemuliaan dan Alleluya Tidak Dinyanyikan dalam Masa Prapaskah? | Katolikpedia.id March 14, 2020 at 9:46 am

[…] BACA JUGA: Dampak Virus Corona Sangat Terasa, Mulai dari Paus Fransiskus sampai Umat Katolik Roma […]

Reply
Terbaru: Romo Meninggal Karena Virus Corona di Italia, Puluhan Lain Masih Dirawat | Katolikpedia.id March 17, 2020 at 1:05 am

[…] BACA: Dampak Virus Corona Sangat Terasa, Mulai dari Paus Fransiskus sampai Umat Katolik Roma […]

Reply

Leave a Comment