Katolikpedia.id

Doa Penyerahan Diri kepada Tuhan. Berserahlah pada Kehendak Tuhan

doa-penyerahan-diri-kepada-tuhan

Katolikpedia.id – Sebagai manusia, terkadang kita suka memaksakan kehendak sendiri. Berharap, segala permohonan dan keinginan selalu dikabulkan Tuhan. Bahkan cenderung memaksa, jika permintaan dalam doa kita belum atau tidak dikabulkan.

Misalnya, ketika menjumpai kejadian yang kurang menyenangkan, cenderung kita menyalahkan Tuhan. Kita enggan menerima dengan iklas apa yang Tuhan sediakan untuk kita.

Perlu kita ingat, bahwa memilih mengikuti Kristus, berarti bersedia memanggul salib. Berserah diri sepenuhnya dan percaya, bahwa kehendak Tuhan jauh lebih baik daripada keinginan kita.

Berikut adalah doa penyerahan diri kepada Tuhan, yang bisa didoakan umat Katolik untuk berserah kepada Tuhan.

Doa penyerahan diri ini cukup singkat, jadi bisa kita doakan saat pagi hari, atau jelang malam sebelum istirahat.

Baca Juga: Persembahkan Hidupmu Kepada Allah, Maka Kamu Tidak akan Merasa Sendiri

Doa Penyerahan Diri kepada Tuhan 1

Tuhan, jadilah padaku sesuai kehendak-Mu. Aku selalu percaya pada rencana dan kehandak-Mu. Aku iklas menerima cobaan yang Engkau beri dalam hidupku.

Ke dalam tangan-Mu, kuserahkan jiwa ragaku, hidup dan matiku. Aku mencintai-Mu, ya Tuhanku, baik dalam suka maupun dalam duka. Aku selalu mencintai-Mu.

Aku berserah pada kehendak-Mu. Engkaulah cintaku. Semoga Engkau sudi menerima penyerahan diriku ini. Amin

Baca Juga: Sedang Bimbang? Minta Pertolongan Bunda Maria Melalui Doa Ini

Doa Penyerahan Diri kepada Tuhan 2

Ya Yesus, berilah aku terang ilahi-Mu, agar aku dapat menerima segala rancangan-Mu yang Engkau kehendaki dalam hidupku. Anugerahilah aku hati yang tulus untuk mengikuti ajaran-Mu.

Aku sama seperti pemuda kaya dalam Injil yang bertanya, “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?,” aku juga ingin memiliki hasrat untuk memperoleh kehidupan yang kekal.

Namun terkadang, semua pilihan ada di hadapanku; tapi aku bingung dan tak bisa memutuskan apa yang harus kulakukan. Aku membutuhkan bimbingan-Mu.

Aku menyerahkan diri kepada-Mu, tanpa batas, tanpa syarat. Aku sungguh-sungguh berserah kepada-Mu.

Berbicaralah, Tuhan, untuk jiwaku ini; berbicaralah kepadaku seperti yang Engkau lakukan kepada Samuel: “Bicaralah padaku, Tuhan; sebab hambamu sedang mendengarkan.

Tuhan, inilah aku yang bersimpuh di kaki-Mu. Aku siap untuk melakukan perintah-Mu. Amin

Sumber: Aleteia.org

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Nyaris Dihukum Mati karena Tuduhan Penistaan Agama, Asia Bibi : Tuhan adalah Tempat Berlindungku

Admin

Jadwal Misa Natal dan Tahun Baru Paroki-paroki di Jakarta Selatan dan Tangerang

Tiwie Pert

Doa yang Indah Kepada St. Yohanes Paulus II. Praktikan dalam Hidupmu

Steve Elu

Leave a Comment