Katolikpedia.id

5 Godaan yang Bisa Membuat Kamu Melalaikan Doa Pribadi. Nomor 5 Paling Banyak Terjadi

Godaan untuk Tidak Berdoa Pribadi

Katolikpedia.id – Doa pribadi menjadi salah satu kekuatan bagi kita. Kita bisa berdoa secara pribadi, entah pada pagi, siang, sore, malam, atau bahkan kombinasi di antaranya.

Bagi sebagian orang, mengikuti Misa pagi atau upacara-upacara liturgi lainnya juga merupakan salah satu bagian dari doa pribadi.

Tapi, tak dapat dipungkiri bahwa godaan untuk tidak berdoa juga sangat besar. Kita bisa lalai dan tidak berdoa karena macam-macam alasan.

Secara umum, ada 5 godaan yang paling sering kita ajukan ketika merasa belum punya waktu untuk berdoa.

1. Doa pribadi tidak berguna

Ada sebagian kita yang merasa bahwa doa pribadi tidak berguna. Karena itu, tak perlulah dilakukan.

Memang, doa menjadi tidak berguna, jika kita berpegang teguh pada kriteria kegunaan kita yang biasa. Dari sudut pandang manusia, berdoa adalah buang-buang waktu.

Ingat, kalau kita berpikir seperti ini maka kita sedang mengaktifkan logika produktivitas daripada dalam logika cinta. Kita seakan menolak bukti cinta yang sudah diberilah Allah atas diri dan hidup kita.

2. Tidak tahu bagaimana harus berdoa

Ini salah satu alasan yang bisa membuat orang ragu untuk berdoa. Sebelum berdoa, dia sudah berpikir bagaimana merancang kata-katanya sehingga bagus dan berkenan di mata Tuhan.

Pertanyaannya, emang Tuhan nggak bisa mengerti bahasamu? Emang Tuhan tidak melihat apa yang ada dalam hatimu sehingga kamu harus memberitahu-Nya?

BACA: 5 Kenangan Terindah, Setelah 30 Tahun Kunjungan St Paus Yohanes Paulus II Ke Timor Leste

Ilustrasinya begini. Ketika seorang ayah menggendong bayinya dan bayi itu mulai berkerut dan menangis, apakah ia meletakkannya kembali sambil berkata, “Kembalilah kepadaku lagi ketika kamu belajar cara berbicara dengan benar”?

Tentu saja tidak. Sang ayah akan memeluk anaknya itu dengan pelukan paling hangat dan penuh kasih sayang.

Ingat, gambaran akan kasih sayang Tuhan kepada kita, termasuk yang belum bisa merangkai kata dengan tepat, lebih besar dari kasih sayang seorang ayah.

3. Nanti kalau pas punya waktu

Kalau kita menunggu sampai kita punya waktu untuk berdoa, kita tidak akan pernah berdoa. Sebab akan selalu ada sejuta hal lain yang lebih mendesak, yang menurut kita perlu kita utamakan.

Jika kita berniat berdoa hari ini, tetapi tidak menetapkan waktu yang tepat untuk melakukannya, kita tidak akan selalu melupakannya.

Seseorang yang berdoa secara teratur bukanlah seseorang yang memiliki banyak waktu luang, tetapi seseorang yang memutuskan untuk memberi waktu khusus untuk berdoa.

4. Menunda Doa pribadi

Awalnya, kita berniat untuk berdoa. Tapi tiba-tiba kita teringat akan satu kegiatan yang harus dilakukan segera. Sudah pasti kita akan menunda untuk berdoa. Bahkan, kita selalu menemukan alasan untuk menundanya lagi, dan lagi.

Berdoa secara pribadi, tidak memerlukan waktu berjam-jam. 15 menit hingga setengah jam sudah lebih dari cukup untuk berdoa. Dan kalau kamu sudah menetapkan jam berapa ingin berdoa, lakukanlah. Jangan menundanya lagi.

5. Pekerjaan adalah doa

“Jika kamu benar-benar menaruh hatimu ke dalam pekerjaanmu, dan menyerahkan pekerjaan itu kepada Tuhan, itu bisa membebaskanmu dari doa secara pribadi.”

Pikiran seperti ini adalah godaan paling besar dan sudah banyak kali kita lakukan, juga temukan.

Memang benar bahwa ada banyak cara untuk berdoa dan bahwa mematok waktu tertentu untuk berdoa bukanlah satu-satunya cara untuk menempatkan diri di hadirat Allah.

Tetapi ingat selalu bahwa kita dapat berdoa melalui pekerjaan kita, jika kita juga berdoa untuk pekerjaan-pekerjaan kita.

Sumber: Aleteia.org

Silakan bagikan artikel ini untuk membantu semakin banyak orang menyadari betapa pentingnya doa pribadi, dan dapat menghindarkan diri dari godaan-godaan seperti ini.

Artikel Terkait:

Jadwal Novena Besar St Antonius Padua di Tiga Gereja sekitar Jakarta

Tiwie Pert

Saksikan Siaran Langsung Kardinal Ignatius Suharyo Dilantik oleh Paus Fransiskus di Vatikan

Steve Elu

Rayakan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, Coba Lakukan 7 Hal Ini Bersama Keluarga

Tiwie Pert

Leave a Comment