Katolikpedia.id

Pernah Berjaga Di Pintu Kamar Tidur Paus, Beginilah Kesaksian Mantan Pengawal Paus Fransiskus

Thierry Roch Mantan Pengawal Paus Fransiskus

Katolikpedia.id – Seorang mantan pengawal pribadi Paus Fransiskus memberikan kesaksian yang sungguh menakjubkan. Ia menceritakan pengalamannya sehari-hari bertemu dengan Paus kelahiran Argentina itu.

Thierry Roch bertugas sebagai pengawal pribadi Paus Fransiskus atau yang dikenal dengan istilah Swiss Guard. Ia mengemban tugas tersebut sejak Februari 2017 hingga Mei 2019.

Mendapat mandat untuk selalu memastikan keamanan Bapa Suci, sudah pasti saban hari Roch berjumpa dengan Paus Fransiskus di lingkungan Vatikan. Perjumpaan-perjumpaan itulah yang coba ia ceritakan.

BACA: Berapa Gaji Tahunan Paus Fransiskus? Ini Penjelasannya!

Roch menceritakan pengalamannya itu di hadapan kaum muda di Alabama, sebuah negara bagian Amerika Serikat. Roch diberi kesempatan untuk berbicara atau memberi kesaksian di beberapa gereja di sana.

Swiss Guard berusia 24 tahun itu bercerita bahwa ia sering mendapat kesempatan berjaga di depan pintu kamar tidur pribadi Paus Fransiskus. Dan menurutnya, sejak pagi hari Paus selalu tampak ceria.

“Paus Fransiskus selalu meperlihatkan sikap kekudusan. Dia sangat ceria dan sangat bahagia ketika dia bangun pagi setiap hari. Saya tidak pernah melihatnya murung atau dalam suasana hati yang buruk,” katanya.

Kesaksian mantan pengawal Paus

Ia memberi kesaksian juga bahwa Paus Fransiskus selalu bersikap baik kepadanya, dan semua anggota Swiss Guard. Paus tidak pernah membedakan mereka dengan dirinya. “Ia memperlakukan semua orang sama, punya martabat yang sama”.

Sebagai pengawal keamanan Paus, Roch dan petugas yang lain dilarang berbicara kepada Paus, kecuali diajak untuk berbicara. Dan biasanya Paus Fransiskus yang selalu mengawali pembicaraan.

“Paus Fransiskus selalu menanyakan keadaan kami. Paus Fransiskus juga sering memberi kami hadiah berupa buku dari perpustakaan pribadinya,” ujar Roch.

Roch sendiri pernah mengalaminya. Ia mengatakan, suatu ketika saat diajak berbicara Roch bilang kepada Paus Fransiskus bahwa neneknya segera berulang tahun yang ke-80. Paus Fransiskus langsung menandatangani sebuah buku untuk diberikan kepada nenek dari Roch sebagai hadiah ulang tahun.

Roch memberi kesaksian bahwa tugas menjadi pengawal Paus Fransiskus adalah tugas mulia dan bisa memperkuat imannya. Dua tahun menjalankan tugas tersebut, Roch merasa terpanggil untuk memberi kesaksian iman kepada orang-orang muda.

Orang muda di negara asalnya, kata Roch, sudah jarang pergi ke gereja. Mereka tidak lagi punya kehidupan spiritual yang kuat. Mereka menjadi sangat materialistik.

Karena itu, perjumpaan dengan orang muda Alabama, menurutnya, memberikan harapan baru bahwa Gereja masih terus tumbuh. Di negara-negara tertentu, orang muda masih punya ketertarikan terhadap gereja. Itu menggembirakan bagi Roch.

Mantan pengawal Paus Fransiskus itu masih punya beberapa jadwal untuk bertemu dengan sejumlah komunitas orang muda di Alabama selama beberapa hari ini.

Setelah menjadi pembicara di kelas pendidikan orang dewasa di Gereja Katedral St. Paulus Birmingham pada hari Minggu lalu, Roch dijadwalkan akan berbicara di pertemuan Knights of Columbus pada hari ini, 15 Agustus 2019, pukul tujuh malam. Dan tanggal 18 Agustus dia akan bertemu lagi dengan sejumlah orang muda di Gereja Katedral Birmingham.

Selama “roadshow” tersebut, Roch memberi kesaksian dalam bahasa Inggris. Ini adalah bahasa kelima yang ia kuasai. Sebelumnya, mantap pengawal Paus Fransiskus itu sudah menguasai bahasa Prancis, Jerman, Spanyol, dan Italia.

Sumber: al.com

Saksikan video Katolik Pedia:

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Gereja adalah Ibu dan Saudari

Pastor Doddy Sasi CMF

Sadis! Seseorang Merusak Patung Bunda Maria, dan Kepala Patung Hilang sampai Sekarang

Tiwie Pert

Kisah Pilu Seorang Ayah dan Puterinya Tenggelam di Sungai Rio Grande. Ini Detail Kejadiannya!

Edeltrudizh

Leave a Comment