Katolikpedia.id

Kriteria untuk Mengetahui Siapa Tetangga Kita Menurut Paus Fransiskus

Siapa Tetangga Kita Menurut Paus Fransiskus

Katolikpedia.id – Paus Fransiskus menyampaikan katekese yang sangat mendalam tentang kriteria dasar kita sebagai orang Katolik untuk mengetahui siapa tetangga kita dalam kehidupan sehari-hari.

Tetangga yang dimaksud adalah mereka yang hidup berdampingan dengan kita, baik secara teritorial maupun secara sosial. Artinya, tetangga kita adalah mereka yang kita jumpai dalam hidup kita setiap hari di rumah, tempat kerja atau di jalan.

Menurut Paus Fransiskus ada kriteria yang perlu kita pegang untuk mengetahui siapa tetangga kita. Kriteria yang dimaksud tidak hanya sebagai kacamata untuk menilai orang lain, tapi juga untuk menilai diri sendiri. Kitalah pelaku utama kriteria tersebut.

Dalam hal ini, kriteria itu harus menjadi ukuran bagi diri kita sendiri, barulah kita ukurkan kepada orang lain.

Saat mengadakan audiensi umum di Lapangan Basilika St Petrus, Minggu, 14 Juli 2019, seperti dilansir dari vaticannews.va, Bapa Suci mengingatkan bahwa rahmat Allah adalah wajah cinta yang sejati.

Refleksi ini Bapa Suci ambil dari perumpamaan tentang Orang Samaria yang Baik Hati, yang menjadi bacaan Injil hari Minggu kemarin. Berdasarkan perumpamaan itu, Paus menegaskan bahwa sifat seorang Kristiani sejati adalah yang selalu berbelaskasih.

“Hanya dengan mengasihi sesama kita seperti diri kita sendiri, kita menunjukkan kasih kepada Allah, dan pada saat yang sama kita mengekspresikan religiusitas dan kemanusiaan kita yang sejati,” kata Paus Fransiskus.

Siapa tetangga kita?

Maka kriteria utama bagi kita sebagai orang Katolik untuk mengetahui siapa tetangga kita adalah mereka yang membutuhkan belas kasih; ialah mereka yang merindukan cinta dan perhatian.

Paus menegaskan, “Karena dengan mengasihi dan mencintai sesama, kita mengungkapkan sifat dasar kita sebagai umat Kristiani dan menampilan wajah Allah”.

Untuk mengenali siapa tetangga kita, lanjutnya, kita mesti menggunakan ukuran belas kasih sebagai kriteria utama. Kita mesti menemukan mereka yang benar-benar membutuhkan belas kasih dan cinta dari kita.

“Kita tahu bahwa orang-orang Yahudi memperlakukan orang Samaria dengan jijik, menganggap mereka orang asing, tapi Yesus justru memilih orang Samaria itu sebagai tetangganya, sebagai orang yang ia kasihi”.

Kunci kehidupan umat Katolik, Paus menegaskan kembali, adalah dalam kapasitas seseorang untuk menunjukkan belas kasih kepada sesamanya.

BACA: Paus Fransiskus: Jangan Suka Iri Hati Kepada Sesamamu

“Jika ada seseorang yang membutuhkan belas kasihan Anda dan hati Anda tidak tergerak, itu berarti ada sesuatu yang salah dengan diri Anda,” pesan Paus Fransiskus.

Agar kita mampu berbelas kasih kepada tetangga-tetangga kita, Paus Fransiskus mengajak kita untuk berdoa melalui perantaraan Bunda Perawan Maria agar ia membantu kita untuk semakin hidup dalam ikatan yang tak terpisahkan dari cinta kita kepada Allah Bapa dan sesama.

Silakan sebarkan pesan cinta kasih dengan SHARE artikel ini kepada sesama dan komunitasmu.

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Akan Seperti Apakah Anak-anak Ini Setelah Dibaptis Langsung Oleh Paus Fransiskus?

Edeltrudizh

Jadwal Pengakuan Dosa di Sejumlah Gereja Katolik di Jakarta

Tiwie Pert

Terkenal Pintar dan Sudah Bekerja di Amerika, Pria Ini Malah Memilih Menjadi Imam. Ini Kisahnya!

Steve Elu

Leave a Comment