Katolikpedia.id

Media Online Gereja Katolik Indonesia

Pewarta yang Kreatif
Motivasi OMK

Menjadi Pewarta yang Kreatif dan Gembira

Kaotlikpedia.id – Awal bulan Mei 2025, School of Missionary Animators/Animatris (SOMA) dilaksanakan di Aula Sekolah Tinggi Pastoral (STP) St. Bonaventura Keuskupan Agung Medan ((1-3 Mei 2025). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi semester IV.

SOMA merupakan pelatihan yang bertujuan untuk membentuk para pewarta muda agar siap mewartakan Injil secara sederhana, kreatif, dan penuh semangat pelayanan.

Kegiatan ini bagian dari proses pembekalan mereka sebelum terjun langsung ke lapangan pastoral, khususnya dalam pelayanan anak dan remaja di stasi.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 mahasiswa dan mahasiswi dari semester IV, yang sedang berada pada tahap pembentukan penting dalam perjalanan mereka menjadi katekis dan guru agama Katolik.

Dalam proses formasi yang dijalani selama empat tahun, semester keempat sering kali menjadi titik tolak di mana teori-teori yang dipelajari mulai bersinggungan langsung dengan pengalaman pastoral yang nyata.

SOMA hadir sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia pelayanan konkret. Di sanalah mereka diajak untuk menghidupi panggilannya secara utuh: dengan hati, pikiran, dan tindakan.

Sejak hari pertama, suasana kebersamaan dan spiritualitas sudah begitu terasa. Kegiatan ini dibuka secara liturgis dengan Misa Pembukaan, yang dipimpin oleh seorang imam pendamping dari STP Sekaligus Pakar dalam Kitab Suci yaitu RP. Paulus Halek Bere S.S.L.

Misa ini bukan sekadar simbol formalitas pembuka, melainkan sebuah penyerahan diri secara penuh kepada rahmat Tuhan, yang akan menyertai setiap dinamika kegiatan.

Doa-doa yang dipanjatkan dalam Misa tersebut menjadi titik berangkat rohani seluruh peserta agar setiap proses, percakapan, dan pengalaman selama SOMA dapat menjadi sarana pertumbuhan dan peneguhan dalam panggilan sebagai pewarta Injil.

SOMA merupakan formasi jiwa pewarta agar bisa membawa kabar sukacita Injil dengan cara yang kreatif, sederhana, dan menyentuh hati

Romo Yos – imam yang terlibat dalam karya Kerasulan Anak dan Remaja, menjadi pembicara utama dalam sesi spiritualitas pewartaan.

“Pewarta itu bukan orang hebat, tetapi orang yang mampu menghadirkan kasih Allah lewat hal-hal sederhana,” ujarnya.

Narasumber lain, Anton – seorang praktisi animasi pastoral yang sudah malang melintang dalam kegiatan anak dan remaja di berbagai keuskupan, membawakan sesi mengenai pendekatan kreatif dalam pewartaan, khususnya bagi anak-anak SEKAMI.

Selain itu masih ada Niken, seorang fasilitator muda yang berbicara tentang pentingnya percaya diri dan komunikasi efektif dalam pelayanan.

Kegiatan yang berlangsung dua har ini ditutup dengan Misa Perutusan untuk memperteguh tekad seluruh peserta untuk menjadi pewarta Injil yang setia dan kreatif di tengah umat.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!