Katolikpedia.id

Terpilih sebagai Uskup Agung Merauke, Ini Fakta Penting tentang Mgr. Mandagi MSC

mgr-mandagi-msc-uskup-agung-keuskupan-agung-merauke

Katolikpedia.id – Paus Fransiskus resmi menetapkan Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC sebagai Uskup Agung Merauke, sekaligus sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Amboina.

Kabar bahagia ini diumumkan Pastor Hendrikus Kariwop MSC, selaku Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Merauke (KAMe), di Gereja Katedral St. Fransiskus Xaverius Merauke pada 11 November 2020.

Pengumuman pengangkatan ini juga disampaikan langsung dari Takhta Suci Vatikan, pukul 12.00 waktu setempat.

MOHON DUKUNGAN:

Sebelumnya, Mgr. Mandagi adalah Uskup Keuskupan Amboina, Maluku. Ia menjabat selama 26 tahun. Dengan terpilihnya Mgr Mandagi, maka Keuskupan Amboina saat ini mengalami sede vacante.

Pengangkatan Mgr Mandagi membawa kabar bahagia bagi umat Keuskupan Agung Merauke yang sudah beberapa bulan ini menantikan seorang pemimpin.

Sejak Mgr. Nicolaus Adi Seputra MSC mengundurkan diri pada Maret 2020 lalu, Takhta Keuskupan Agung Merauke lowong selama tujuh bulan.

Baca Juga: Resmi! Mgr Nicolaus Adi Seputra MSC Undur Diri, Takhta Keuskupan Agung Merauke Lowong

Fakta tentang Mgr Mandagi

Sebagian umat Katolik, mungkin ada yang belum mengenal Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC. Karena itu, Tim Katolikpedia mengumpulkan 5 fakta penting tentang Uskup baru Keuskupan Agung Merauke ini.

#1 Dipilih oleh Santo Paus Yohanes Paulus II

Mgr. Mandagi dipilih oleh Santo Paus Yohanes Paulus II pada 10 Juni 1994. Dua bulan kemudian, ia menerima tahbisan Uskup dari tangan Uskup pendahulunya, Mgr. Andreas Peter Cornelius Sol, MSC.

#2 Dijuluki “Tokoh perdamaian”

Mgr Mandagi adalah pemimpin yang sangat peduli dengan kemanusiaan. Di lingkungan Keuskupan Amboina, yang meliputi daerah-daerah di Maluku dan Maluku Utara, Uskup Mandagi dikenal sebagai sosok pembawa damai.

Tindakan nyata yang paling berkesan bagi umat Keuskupan Amboina, adalah saat ia berjuang keras untuk memulihkan konflik sosial bercampur agama yang terjadi di Maluku.

Keberhasilannya dalam merekatkan pertikaian yang menelan ribuan korban itulah, ia dijuluki masyarakat Maluku sebagai “tokoh perdamaian”.

Baca Juga: Bareng Mgr John Philip Saklil Ke Korea Selatan dan Inilah Sosok Mgr John yang Sebenarnya

mgr-mandagi-msc-uskup-agung-keuskupan-agung-merauke
Mgr. Mandagi Msc

#3 Pernah menempuh pendidikan di Belgia

Mgr. Mandagi pernah menempuh pendidikan di Universitas Leuven, di Belgia selama tiga tahun. Tahun 1979, ia meraih gelar MA di bidang Religious Studies dan Lisensiat dalam Bidang Teologi Dogmatik pada tahun 1981.

#4 Seorang dosen

Usai mengenyam pendidikan di Belgia, Mgr Mandagi dipercaya sebagai dosen Teologi Dogmatik di Seminari Tinggi Hati Kudus Yesus Pineleng, Keuskupan Manado, hingga tahun 1990.

Tempat ini juga merupakan almamaternya Mgr Mandagi. Di kampus tersebut, ia menempuh pendidikan Filsafat dan Teologi hingga tahun 1975.

#5 Sudah berusia senja

Saat ini Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC sudah berusia senja. Uskup kelahiran 27 April 1949 ini kini berusia 71 tahun.

Dalam hirarki Gereja Katolik, masa pensiun seorang Uskup adalah pada usia 75 tahun. Ini berarti, masa jabatan Mgr Mandagi sebagai Uskup hanya akan berlangsung 4 tahun ke depan.

Ketika mendengar kabar bahwa ia dipilih sebagai Uskup baru Keuskupan Agung Merauke, Mgr. Mandagi menerimanya dengan lapang.

Bagi dia, usia memang sudah senja. Tenaga, mungkin sudah tidak setegar dulu. Namun, keterbatasan bukan jadi alasan untuk menolak tanggung jawab besar ini.

“Memang tugas ini tidak gampang, apalagi saya kini sudah berumur lanjut dan kaki sudah sedikit pincang. Namun, saya tidak bisa menolak kehendak Tuhan. Saya yakin bahwa Tuhan akan mendampingi saya dalam melaksanakan tugas berat ini.

Doa saya kepada Tuhan, semoga saya senantiasa menjadi uskup yang rendah hati dan sederhana. Pegangan saya: Fortiter in re, sed suaviter in modo. Artinya: ‘teguh dalam prinsip tapi lembut dalam cara’.

Profil Mgr Mandagi MSC

Nama lengkapPetrus Canisius Mandagi
Tempat Tanggal Lahir Kamangta, Tombulu, Minahasa, Sulawesi Utara, 27 April 1949
PendidikanSD Katolik Kamangta (1954 – 1960)
Seminari Menengah Kakaskasen, Tomohon (1961- 1967)
Seminari Tinggi Pineleng (1968-1975)
Tahbisan Imamat18 Desember 1975
Tahbisan Uskup18 September 1994
PendidikanUniversitas Leuven, Belgia (1978 – 1981)
MotoTidak ada apapun selain Kristus

Itulah sejumlah fakta penting tentang Uskup baru Keuskupan Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC.

Selamat berkarya di tanah Papua Bapak Uskup. Doa kami menyertaimu selalu.

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Jadwal Misa Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 Paroki-paroki di Jakarta Timur dan Bekasi

Admin

Tiga Minggu Dirawat di RS, Begini Kondisi Terkini Uskup Agung Medan

Edeltrudizh

Berita Duka, Uskup Keuskupan Timika Mgr John Philip Saklil Meninggal Dunia

Tiwie Pert

Leave a Comment