Katolikpedia.id

Mgr Pezzoli yang Tinggal Satu Rumah dengan Paus, Positif Corona. Berdoalah untuk Paus Fransiskus

Ancaman Seirus Covid-19 Paus Fransiskus

Katolikpedia.id – Mgr Gianluca Pezzoli, seorang imam yang tinggal satu rumah dengan Paus Fransiskus dinyatakan positif corona, dan sekarang sedang menjalani karantina.

Romo kelahiran 1962 dan kini berusia 58 tahun itu tinggal di Casa Santa Marta, “rumah singgah” yang selama ini menjadi tempat tinggal Paus Fransiskus.

Surat kabar Italia, Il Messaggero, mengabarkan bahwa Mgr Pezzoli diketahui menderita covid-19 pekan lalu. Sementara lima orang karyawan di dalam lingkungan Vatikan juga diisolasi dan sedang dalam pengawasan.

MOHON DUKUNGAN:

BACA: Semua Agama Mengajarkan Umatnya Hidup Rukun dan Damai

Di lingkungan Vatikan, Mgr Pezzoli bekerja di bagian Sekretariat Negara Vatikan. Mengingat posisinya yang cukup strategis, diduga ia melakukan kontak dengan sejumlah orang di sekitar Vatikan.

Karena itu, kabar terpaparnya Mgr Pizzoli dengan virus corona menimbulkan kekhawatiran, terutama pada fakta bahwa ia tinggal satu rumah dengan Paus Fransiskus.

Aktivitas Paus Fransiskus dibatasi

Direktur Kantor Pers Takhta Suci, Matteo Bruni, mengatakan kepada Katolik Herald bahwa langkah-langkah preventif terhadap Sri Paus sudah dilakukan. Salah satunya ialah aktivitas Paus Fransiskus sangat dibatasi.

Il Messaggero menjelaskan, Paus Fransiskus menempati lantai paling atas di Casa Santa Marta. Ia merayakan Misa harian hanya bersama sekretaris pribadi. Ia juga tidak lagi makan siang dan malam di kamar makan bersama. Makanannya diantar ke kamar pribadinya.

Sementara untuk doa Angelus yang biasa kita saksikan via live streaming, Bapa Suci lakukan dari Perpustakaan Vatikan. Sedangkan pertemuan dengan para tamu dilakukan di Istana Kerasulan (the Apostolic Palace).

Hidup dengan satu paru

Pengawasan ketat terhadap Paus asal Argentina ini dilakukan mengingat ia memiliki riwayat yang tidak sehat terkait pernapasan. Sejak muda, Bapa Suci sudah mengalami gangguan serius pada paru-parunya.

Seperti diketahui, sejak remaja salah satu paru Paus Fransiskus sudah diambil. Sejak saat itu, ia hanya hidup dengan satu paru. Diduga kuat bahwa ketika itu ia mengalami infeksi serius sehingga tidak ada pilihan lain selain salah satu parunya diambil.

Mengingat kondisinya demikian, ancaman covid-19 kepada sosok Paus pertama dari Amerika Latin itu sangat nyata. Ia harus benar-benar dilindungi agar tidak terpapar virus yang menyerang sistem pernapasan manusia itu.

Mari kita sama-sama mendoakan yang terbaik buat Bapa Suci Fransiskus agar ia selalu sehat dan terhindar dari covid-19. Tuhan berikan Paus kami tercinta kesehatan yang baik selalu.

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Paus Fransiskus : Cinta Allah itu Tulus, Tak Bersyarat dan Tanpa Negosiasi

Edeltrudizh

3 Hal Penting dalam Sharing IRIKA Bersama Uskup-uskup Indonesia di Roma. Apa Saja?

Pastor Paulus Halek Berek SS.CC

Inilah Fakta tentang Universitas Kepausan dan Jawaban untuk “Lulusan S3 Vatikan”

Pastor Doddy Sasi CMF

2 comments

Avatar
paulis koesmajadi April 1, 2020 at 11:08 am

semoga paru-paru yg cuma sebelah saja dgn sangat utuh dapat menjasi teladan kesembuhan bagi banyak orang yg terkena serangan covid-19 ini.

Terpujilah dan dimuliakanlah Allah kini dan sepanjang segala masa ; Amin.
(doa ini utk Bapa Suvi Sri Paus Fansiskus )

Reply
Admin
Admin April 2, 2020 at 2:47 am

Amin… Terima kasih sekali Pak untuk doanya. Kita semua mendoakan Bapa Suci agar ia selalu sehat.

Reply

Leave a Comment