Katolikpedia.id

Sedih! Dalam Sehari, Umat Katolik Kehilangan Seorang Imam dan Seorang Bruder

pater-herry-priyono-sj-dan-bruder-stevanus-prihana-sj

Katolikpedia.id – Beberapa hari lalu, umat Katolik Indonesia baru saja kehilangan Imam OFM yang juga seorang dosen Katolik, Pater Petrus Kanisius Aman. Kali ini, lagi-lagi kita harus berduka.

Baca Juga: Pater Peter Aman OFM, Pastor Pembela Rakyat Kecil itu Tutup Usia

Seorang Imam dan seorang Bruder dari Serikat Yesus, tutup usia di hari yang sama. Mereka adalah Pastor Bernardinus Herry Priyono, SJ dan Bruder Stevanus Prihana, SJ.

MOHON DUKUNGAN:

Dua Jesuit ini juga tutup usia di rumah sakit yang sama, RS. St Carolus Jakarta pada Senin 21 Desember 2020.

Bruder Stevanus Prihana, SJ

Berdasarkan informasi yang dibagikan akun instagram serikat Jesuit @jesuitindonesia, Bruder Stevanus Prihana, SJ  menghebuskan nafas terakhir pada pukul 10.50 WIB.

Semasa hidupnya, Bruder yang lahir pada 22 Agustus 1975 ini dikenal sebagai sosok yang sangat mencintai dunia seni.

Bruder-Stevanus-Prihana-SJ
(Foto: @jesuitindonesia)

Ia merupakan lulusan Seni Pedalangan, Institut Seni Indonesia. Ilmu yang diperoleh Bruder Stevanus dipakai untuk melestarikan seni wayang.

Di mata para rekannya, Bruder Steavus SJ adalah seorang pencerita kehidupan (dalang) yang jenaka, periang dan selalu menebar kebahagiaan.

Pastor Bernardinus Herry Priyono, SJ

Senin 31/12/2020, Pastor Bernardinus Herry Priyono, SJ sempat dilarikan ke Rumah Sakit St. Carolus Jakarta karena menderita serangan jantung.

Sayang, nyawanya tak tertolong. Imam yang sering disapa Pastor Herry ini diperkirakan meninggal dunia pada pukul 11.20 WIB.

Pater Herry Priyono meninggal di usia yang ke-60 tahun. Ia lahir pada 31 Mei 1960. Selain sebagai Imam, Pater Herry juga seorang dosen di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta.

pater-Herry-Priyono-sj
(Foto: @jesuitindonesia)

Beberapa buku juga dihasilkan oleh Pastor Herry Priyono, SJ. Salah satu bukunya adalah “Menggeledah Korupsi’ dalam F. Budi Hardiman (ed.), Dengan Nalar dan Nurani (Penerbit Kompas, 2016)”.

Pater Herry Priyono, SJ merupakan alumni sarjana filsafat STF Driyarkara. Ia pernah belajar sosiologi di University of the Philippines, Metro Manila, hingga meraih gelar MA. Studi teologi ia lanjutkan di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Usai bekerja beberapa tahun, Pater Herry Priyono berangkat ke London, Inggris, untuk belajar ekonomi-politik dan teori sosial di London School of Economics and Political Science (LSE) dan berhasil meraih gelar PhD.

Karena prestasi akademik, Pastor Bernardinus Herry Priyono, SJ pernah menerima penghargaan ‘The Robert McKenzie Prize 1998’ dari London School of Economics (LSE).

Selamat jalan Pastor Bernardinus Herry Priyono, SJ dan Bruder Stevanus Prihana, SJ. Terima kasih untuk segala karya dan pengabdian yang telah diberikan. Mari, kita iringi kepergian mereka ke rumah Bapa dengan doa-doa kita.

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

5 Fakta yang Mengungkap Perbedaan Bulan Maria dan Bulan Rosario. Apa Saja?

Steve Elu

Mari Amalkan Kerja Sama Antarumat Beragama pada Masa Pandemi

Admin

Hai OMK, Manfaatkan Potensimu, Beranilah Melangkah dan Yakinlah kepada Tuhan

Fr Andreas Anggit W.

Leave a Comment