Katolikpedia.id

Paus Fransiskus Diserang Gara-gara Ikutan Puasa dan Doa Bersama

Paus Fransiskus Diserang Kelompok Ultra Konservatif

Katolikpedia.id – Paus Fransiskus diserang kelompok ultra konservatif Katolik karena ikut ambil bagian dalam doa bersama antarumat beragama. Pada kesempatan itu, Paus juga mengajak umat Katolik seluruh dunia untuk berdoa dan berpuasanya.

Seperti diketahui, pada Kamis, 14 Mei 2020, Dewan Persaudaraan Kemanusiaan (Committee of Human Fraternity) yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, mengajak semua pemimpin agama di dunia untuk berdoa dan berpuasa bersama-sama. Di dalam dewan tersebut, ada perwakilan dari setiap agama, termasuk agama Katolik.

Keputusan Paus Fransiskus untuk ambil bagian dalam doa tersebut ternyata tidak disukai oleh kelompok ultra konservatif Katolik. Mereka menyerang Paus Fransiskus dengan sejumlah kritik keras.

BACA: Lawan Corona, Sejumlah Negara ini Berlindung di Bawah Naungan Bunda Maria

Salah satu yang paling vokal menentang sikap Paus Fransiskus itu adalah Rorate Caeli. Melalui twitternya, ia terang-terangan menulis bahwa Paus seharusnya tidak berdoa bersama-sama dengan orang kafir.

Tak hanya sampai di situ. Mereka juga melampirkan foto babi panggang utuh, memenuhi meja. Tindakan ini dilakukan untuk menyindir Paus Fransiskus yang ikut berpuasa bersama dengan penganut agama lain, termasuk umat Islam dan Yahudi.

Sejak awal, Rorate Caeli memang terang-terangan menentang Paus Fransiskus. Ia tidak suka ketika Paus Fransiskus terpilih untuk menjadi pengganti Paus terdahulu yang mengundurkan diri, Paus Benediktus XVI.

Maka dapat dimengerti, mengapa ia selalu mengambil sikap keras terhadap Paus Fransiskus, termasuk menentang keputusan-keputusan Bapa Suci yang dianggapnya keluar dari pakem Katolik.

Terhadap kritikan keras baru-baru ini, Paus Fransiskus menanggapi bahwa ia ikut ambil bagian dalam doa bersama itu karena doa tersebut dialamatkan kepada semua orang.

Kepada Reuters, 15/5/2020, Pimpinan Tertinggi Gereja Katolik itu mengatakan, “Kenapa kami semua tidak boleh berdoa kepada Tuhan? Masing-masing dari kami memiliki cara berdoanya sendiri. Lagipula, kami berdoa untuk semua orang, bukan untuk memusuhi satu sama lain”.

BACA JUGA: Mengapa Umat Katolik Percaya St Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa?

Perihal Paus Fransiskus diserang oleh kelompok ultra konservatif Katolik tersebut, tampaknya ia sudah terbiasa dengan pilihan-pilihan sikap mereka.

Sebuah twittnya berbunyi, “Semoga Tuhan mengampuni kita semua dan mengakhiri tragedi ini, pandemi ini, termasuk pandemi berupa kelaparan, perang, dan minimnya akses ke pendidikan. Mari kita memohon sebagai sebuah persaudaraan, bersama-sama.”

Mari kita doakan Paus Fransiskus agar tetap tabah dan selalu bijak memimpin Gereja Katolik. Dan semoga kemajuan-kemajuan yang sudah dimulainya, selalu menginspirasi kita semua.

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Jadwal Misa Kenaikan dan Penutupan Bulan Maria di Area Jakarta

Edeltrudizh

Tak Hanya Kepada Bunda Maria, Paus Fransiskus Punya Devosi Khusus Kepada Santo Ini

Tiwie Pert

Terbaru: Romo Meninggal Karena Virus Corona di Italia, Puluhan Lain Masih Dirawat

Steve Elu

1 comment

Mantan Pimpinan Umum Jesuit Sedunia Tutup Usia. Mari Kita Doakan! | Katolikpedia.id May 21, 2020 at 12:47 pm

[…] BACA: Paus Fransiskus Diserang Gara-gara Ikutan Puasa dan Doa Bersama […]

Reply

Leave a Comment