Katolikpedia.id

Akan Seperti Apakah Anak-anak Ini Setelah Dibaptis Langsung Oleh Paus Fransiskus?

Paus Fransiskus Membaptis 32 Anak di Kapel Sistina

Katolikpedia.id – Minggu, 12 Januari 2020, Gereja Katolik dunia merayakan Hari Raya Pembaptisan Tuhan (Yesus). Bertepatan dengan hari raya tersebut, Paus Fransiskus membaptis 32 anak.

Pembaptisan 32 anak ini dilakukan Sri Paus dalam Misa yang berlangsung di Kapel Sistina. Kapel Sistina adalah kapel yang biasa dipakai untuk pelaksanaan konklaf atau pemilihan paus yang baru.

Ke-32 anak yang dibaptis oleh Paus itu adalah anak-anak dari para diplomat dan karyawan yang ada di lingkungan Vatikan. Ini merupakan tradisi yang sudah turun-temurun: Paus membaptis anak-anak di Kapel Sistina pada perayaan Hari Pembaptisan Tuhan.

Sebagai orang Katolik, juga orangtua dari anak-anak itu, patutlah berbangga atas peristiwa iman yang luar biasa ini. Sebab, anak-anak mereka dibaptis secara langsung oleh Paus Fransiskus.

BACA: Taman Rohani Jati Segara Wening, Tempat Ziarah Terbaru di Tegal Bagi Umat Katolik

Dalam lubuk hati terdalam dari setiap orangtua dari para baptisan baru tersebut pastilah terpatri harapan agar anak mereka tumbuh menjadi orang Katolik yang sejati.

Lantas, akan jadi seperti apakah anak-anak itu setelah mereka dewasa nanti?

Pesan Paus Fransiskus

Hari Raya Pembaptisan Tuhan di Kapel Sistina
Foto: Vaticannews.va

Sebelum upacara pembaptisan, Paus Fransiskus mengingatkan bahwa membaptis anak adalah tindakan keadilan karena dalam Baptisan kita memberinya harta, kita memberi mereka janji: Roh Kudus. Penting untuk membaptis anak-anak kita agar mereka tumbuh dewasa dalam kuasa Roh Kudus.

Bapa Suci mengimbau orangtua dan wali baptis untuk menjaga anak-anak ini sehingga mereka tumbuh dengan cahaya, dengan kuasa Roh Kudus, melalui katekese, bantuan, pengajaran, contoh yang diberikan di rumah.

Sementara untuk keluarga-keluarga muda, Paus Fransiskus mengatakan kepada mereka untuk tidak khawatir jika anak-anak mereka membuat keributan selama Misa.

BACA: Pesan Paus Fransiskus kepada Umat Katolik : “Berhentilah Bergosip”

“Anak-anak tidak terbiasa datang ke Kapel Sistine. Ini pertama kalinya bagi mereka . Jika mereka mulai menangis, cobalah untuk membuat mereka nyaman, tetapi jangan khawatir jika mereka terus melakukannya,” ujarnya seperti dilansir dari Vaticannews.va (12/1/2020).

Ia menyambung lagi, anak-anak adalah paduan suara. Kalau seseorang mulai membuat keributan, yang lain pasti melakukan hal yang sama.

“Jangan marah. Ketika seorang anak menangis di gereja, itu adalah homili yang indah. Dan Jangan lupa, engkau mengandung Roh Kudus di dalam anak-anak”.

Sumber : Vaticannews.va

NB: Katolikpedia.id sedang menjalankan Program TravelRohani yakni mendokumentasikan arsitektur gereja dan kegiatan-kegiatan lintas iman. Silakan dukung program ini dengan cara SUBSCRIBE, LIKE, COMMENT, dan SHARE video berikut.

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Yuk, Kepoin 7 Fakta Penting & Unik tentang Keluarga Paus Emeritus Benediktus

Steve Elu

Yuk, Mari Melayani Tuhan Lewat Kegiatan Pesparani

Fr Andreas Anggit W.

Mengapa Orang Katolik Mendoakan Arwah Setiap 2 November?

Steve Elu

Leave a Comment