Katolikpedia.id

Pembohong Besar Kalau Kamu Bilang: Mencintai Allah Tapi Tidak Mencintai Sesama

Paus Fransiskus tentang Mencintai

Katolikpedia.id – Paus Fransiskus kembali mengingatkan kita bahwa mencintai Allah harus sejalan dengan mencintai sesama. Tidak mungkin kita hanya mencintai salah satunya.

“Cinta kepada Allah harus diungkapkan melalui tindakan nyata,” demikian tegas Paus Fransiskus dalam Misa di kediamannya, Casa Santa Marta.

Refleksi Paus Fransiskus tentang cinta merujuk pada Surat Pertama Rasul Yohanes. Katanya, Rasul Yohanes mengerti apa itu cinta, mengalaminya, dan ketika dia masuk ke dalam hati Yesus, dia mengerti bagaimana cinta itu memanifestasikan dirinya.

Dalam Suratnya, dia memberi tahu kita bagaimana kita mencintai dan bagaimana kita telah dicintai.

Allah lebih dulu mencintai kita

Tuhan adalah inisiator cinta. Ia lebih dulu mencintai kita. Maka keputusan untuk mencintai Tuhan didasarkan atas kesadaran bahwa kita sudah lebih dulu mengalami cinta dan kasih Tuhan yang maha besar atas diri kita.

“Kita mulai mencintai atau kita bisa mulai mencintai karena kita tahu bahwa Dia sudah lebih dulu mencintai kita. Jika Dia tidak mencintai kita, kita tentu tidak bisa mencintai”

Paus Fransiskus

Kemudian Paus Fransiskus memberi ilustrasi begini. Jika anak yang baru lahir dapat berbicara, dia pasti akan mengungkapkan fakta bahwa dia merasa dicintai oleh orang tuanya. Orang tua mencintai anak mereka sama seperti Tuhan mencintai kita.

“Dia mengasihi kita terlebih dahulu. Dan ini melahirkan dan meningkatkan kapasitas kita untuk mencintai,” kata Bapa Suci.

Tidak mencintai sesama itu bohong

Rasul Yohanes: “Jika seseorang berkata ‘Aku mencintai Tuhan’ tetapi membenci saudaranya, dia adalah pembohong.”

Menurut Paus Fransiskus, Rasul Yohanes tidak menggambarkan orang seperti itu sebagai ‘kasar’ atau seseorang ‘yang salah’; dia menyebutnya ‘pembohong’.

BACA: Mengapa Bunda Maria Dijuluki Ratu Rosario? Begini Ceritanya …

Dalam Alkitab, kata ‘pembohong’ didefinisikan sebagai “jalan setan,”Pembohong Besar” atau “bapak segala dusta”.

Jadi, Paus bilang dengan tegas, “Jika kamu berkata kamu mencintai Tuhan tetapi membenci saudaramu, kamu adalah pembohong”.

Orang sering mengemukakan sejumlah alasan untuk tidak mencintai. Ada yang bilang, saya tidak mencintai ayah saya karena dia kasar. Atau, saya tidak bisa mencintai sesama saya karena ia bersikap tidak adil.

Terhadap alasan ini, Paus asal Argentina ini menjelaskan, Rasul Yohanes menulis, “siapa pun yang tidak mencintai saudara yang telah dia lihat, tidak dapat mencintai Allah yang belum dia lihat.”

“Jika Anda tidak mampu mencintai orang, dari yang terdekat sampai yang terjauh, Anda tidak bisa memberi tahu kami bahwa Anda mencintai Tuhan: Anda pembohong,” tegas Paus Fransiskus.

Maka ia berpesan, iman kita adalah iman yang aktif, iman yang terlibat. Jalan iman adalah jalan yang terjun langsung untuk mengasihi sesamanya dari hal-hal yang paling kecil dan sederhana.

“Semoga Tuhan mengajari kita kebenaran ini: pengetahuan bahwa kita sudah lebih dahulu dikasihi oleh Tuhan, maka kita berani untuk mengasihi saudara kita.”

Sumber: Vaticannews.va

Artikel Terkait:

Proficiat! Mgr Domi Saku Tahbiskan 8 Imam Baru untuk Keuskupan Atambua. Siapa Saja?

Tiwie Pert

Inilah 3 Kesalahan Saat Berdoa Pribadi yang Harus Kamu Hindari, Agar Doamu Tidak Sia-sia

Steve Elu

Orang Muda Katolik Merajut Kasih di Tengah Perbedaan

Edeltrudizh

3 comments

Avatar
Emanuel Sugiyanto January 16, 2020 at 11:34 pm

Allah tahu yang aku alami tapi manusia tidak tahu… Bagaimana dapat dikatakan mencintai sesamanya?.. Atau mungkin memang benar hanya pembohong. Aku juga berharap pembohong bisa berbuat baik memberi hidup bagi sesamanya. Karena sudah penuh dengan orang baik tetapi mematikan harapan orang miskin. Logikanya begini ada orang membangun rumah dipekarangannya sendiri, tetapi disuruh membeli buatannya sendiri… Kalau perijinan itu masuk akal. Dan anehnya yang menyuarakan pembela kaum miskin termarginalkan ikut alur ini. Dan hukum selalu didengungkan semua hak dilindungi.. Kayaknya hanya isapan jempol belaka.. Kaum religius mendengungkan memiliki semangat miskin…tetapi ada orang miskin beneran tidak bisa menolong. Karena memang tidak ada didunia ini bercita cita jadi gembel.. Negara miskin, perusahaan miskin dan penduduknya gembel semua.

Reply
Admin
Admin January 18, 2020 at 11:37 am

Terima kasih untuk sharing pengalaman ini Bapak. Semoga solusi yang Bapak harapkan bisa segera terwujud.

Reply
Impian- Impian dalam Querida Amazonia, Eksortasi Apostolik Kelima Paus Fransiskus | Katolikpedia.id March 6, 2020 at 1:15 am

[…] BACA JUGA: Pembohong Besar Kalau Kamu Bilang: Mencintai Allah Tapi Tidak Mencintai Sesama […]

Reply

Leave a Comment