Katolikpedia.id

7 Renungan Paling Menyentuh untuk Persiapan Menyambut Natal. Nomor Berapa yang Cocok untukmu?

Pesan Paus untuk Persiapan Menyambut Natal

Katolikpedia.id – Memasuki pekan pertama masa Adven, Paus Fransiskus membagikan renungan pribadinya tentang Natal yang sangat menyentuh. Renungan tersebut membantu kita dalam persiapan menyambut Natal.

Ya. Masa Adven adalah masa di mana kita sebagai umat Katolik benar-benar menyiapkan hati untuk menyambut kelahiran Yesus.

Jauh hari sebelum tiba pada momen keselamatan umat Kristiani tersebut, Paus Fransiskus mencoba membagikan refleksinya yang sangat mendalam tentang persiapan menyambut Natal, dan tentang Natal itu sendiri.

Harapannya, renungan tentang Natal ini membantu kita untuk semakin memahami kedatangan Yesus, Sang Juruselamat dunia.

1. Gambar yang mempesona

Refleksi Sri Paus dikeluarkan dalam bentuk surat dengan judul Admirabile Signum. Berasal dari bahasa Latin, frasa tersebut berarti “gambar yang mempesona”.

Melalui surat itu, Sri Paus mau bilang ke kita bahwa perayaan Natal tidak pernah berhenti membangkitkan keheranan dan keajaiban.

“Penggambaran kelahiran Yesus sendiri merupakan proklamasi misteri inkarnasi Putra Allah yang sederhana dan menyenangkan,” tulis Paus Fransiskus.

2. Injil yang hidup

“Kisah kelahiran itu seperti sebuah Injil hidup yang bangkit dari halaman-halaman Kitab Suci yang sakral,” lanjut Paus Fransiskus.

Merenungkan kisah Natal seperti memulai perjalanan spiritual. Kita ditarik oleh kerendahan hati Allah yang menjadi manusia untuk bertemu setiap dari kita, laki-laki dan perempuan.

BACA: Tempatkan Dirimu dalam Pelukan Bunda Maria Melalui Doa Ini

Begitu besar kasih-Nya bagi kita, sehingga Ia menjadi salah satu dari kita dan pada gilirannya kita menjadi satu dengan-Nya.

3. Tradisi keluarga

Paus Fransiskus berharap, Admirabile Signum mendorong setiap keluarga untuk mempersiapkan peringatan akan kelahiran Yesus Kristus di mana saja. Misalnya di tempat kerja, sekolah, rumah sakit, penjara dan alun-alun kota.”

Ia mengimbau setiap keluarga agar peringatan yang merupakan salah satu karya agung ini, jangan sampai dilupakan.

4. Mengunjungi Greccio

Jelang Minggu Adven I, Sabtu, 30 November 2019, Paus Fransiskus pergi mengunjungi Greccio, Italia, sebuah kota Greccio yang dikunjungi Santo Fransiskus pada tahun 1223. Gua-gua yang dilihatnya di sana mengingatkannya akan pedesaan Betlehem.

Paus Fransiskus menulis, “Ketika Fransiskus tiba di Greccio, dia menemukan palungan penuh jerami, seekor lembu dan seekor keledai. Seorang imam merayakan Ekaristi di atas palungan, ‘menunjukkan ikatan antara inkarnasi Anak Allah dan Ekaristi’”.

5. Tanda kasih sayang Allah yang lembut

Paus Fransiskus menjelaskan, kandang Natal sangat menyentuh kita karena menunjukkan kasih Allah yang amat lembut.

Dari sejak awal, peringatan akan kelahiran Yesus telah mengundang kita untuk merasakan kemiskinan yang dirasakan oleh Yesus sendiri dalam inkarnasi.

BACA JUGA: Tak Hanya Kepada Bunda Maria, Paus Fransiskus Punya Devosi Khusus Kepada Santo Ini

“Itu meminta kita untuk bertemu dengan Dia dan melayani Dia dengan menunjukkan belas kasihan kepada saudara-saudari kita yang sangat membutuhkan,” tulis Paus.

6. Sosok Maria dan Yusuf

Salah satu fokus renungan Paus Fransiskus adalah sosok Maria dan Yusuf yang ada dalam kandang Natal. Bunda Maria adalah seorang ibu yang benar-benar sadar akan kehadiran Yesus dan mau memperlihatkan bayi itu kepada semua orang.

“Di dalam dirinya, kita melihat Bunda Allah yang tidak menyimpan Putranya hanya untuk dirinya sendiri, tetapi mengundang semua orang untuk mematuhi firman-Nya dan mempraktikkannya.

Sementara St Yosef berdiri di sana, melindungi Anak dan Ibu-Nya. “Yosef adalah wali, orang yang adil, yang selalu mempercayakan dirinya kepada kehendak Tuhan”.

7. Penuh kesederhanaan

Kesederhanaan ini disimbolkan dengan para gembala. Dalam kesederhanaan mereka diundang untuk menyambut kelahiran Yesus.

“Dari gembala hingga pandai besi, dari tukang roti hingga musisi, dari para perempuan yang membawa kendi air kepada anak-anak yang bermain: semua ini berbicara tentang kekudusan sehari-hari. Ini tentang kegembiraan melakukan hal-hal biasa dalam cara yang luar biasa,” tulis Paus Fransiskus.

Melalui refleksi ini, Paus Fransiskus mengajak kita untuk menemukan cara-cara yang khusus bagi kita untuk melakukan persiapan menyambut Natal. Namun, harus selalu diingat bahwa Yesus datang dalam kesederhanaan. Kita diundang untuk merasakannya.

Sumber: Vaticannews.va dan Ofm.org

Artikel Terkait:

Gua Maria Kaliori, Tempat Ziarah Katolik Terkenal di Purwokerto-Jawa Tengah

Tiwie Pert

Mengapa Umat Katolik Percaya Salib? Jawaban untuk Mereka yang Belum Percaya

Admin

Ketika Rumah Tanggamu Sedang Dalam Masalah, Coba Doakan Doa Ini

Tiwie Pert

Leave a Comment