Katolikpedia.id

Sejumlah Luka Merenggut Nyawa Pastor yang Suka Membantu Orang Miskin

Pastor yang Suka Membantu Orang Miskin

Katolikpedia.id – Pastor Roberto Malgesini (51 tahun) punya kebiasaan yang sangat mulia. Ia suka membantu orang miskin dengan membagikan makanan kepada mereka setiap pagi.

Kebiasaan berbagi makanan dengan para tunawisma itu sudah berlangsung cukup lama. Karena itu, orang-orang di sekitar pastoran tempat ia tinggal, setiap pagi datang untuk mendapatkan makanan.

Tapi kabar buruk menimpa Pastor Malgesini Selasa pagi, tengah pekan ini. Pastor Malgesini ditemukan meninggal dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya. Sebuah luka tusuk di leher yang merenggut nyawa imam berhati mulia itu.

Polisi yang menyelidiki kasus ini menemukan bahwa imam Keuskupan Como di Italia Utara itu dibunuh oleh seseorang laki-laki. Diperkirakan, laki-laki itu sudah mengenal baik Pastor Malgesini.

Bahkan, menurut Vaticannews.va, dilansir Minggu, 20/9/2020, Pastor Malgesini sudah sering memberikan bantuan makan juga kepada laki-laki itu.

BACA: Romo Muda Ini Ditemukan Meninggal di Kamar dengan Luka Tembak

Selasa pagi lalu, saat Pastor Malgesini membagikan makanan kepada orang-orang miskin yang datang ke pastoran, dan laki-laki itu juga ada di sana. Ia berdiri di luar pagar pastoran. Polisi memperkirakan, laki-laki itu menderita gangguan jiwa.

Polisi sudah menangkap seorang laki-laki bernama Ridha Mahmoudi (53 tahun). Warga Tunisia itu diduga adalah pelaku pembunuhan Pastor Malgesini.

Rabu tengah pekan ini, saat hendak mengadakan audiensi umum berbahasa Italia di halaman San Domaso, Italia, Paus Fransiskus menundukkan kepala sejenak untuk menghormati mendiang Pastor Malgesini.

Ia juga meminta umat yang hadir untuk mengikuti audiensinya untuk mengheningkan cipta, dan mendoakan arwah pastor yang suka membantu orang miskin dan tak punya tempat tinggal itu.

Bapa Suci menyatakan dukacita yang sangat mendalam untuk kematian Pastor Malgesini dan umat Katolik Keuskupan Como yang kehilangan salah satu pelayan terbaiknya.

Paus juga tak lupa berdoa untuk semua imam, suster, bruder, dan frater yang mempersembahkan hidupnya untuk melayani orang-orang miskin dan terlantar.

“Ya Tuhan, pandanglah para abdimu yang sudah setia mempersembahkan hidup mereka untuk melayani Gereja-Mu. Terimalah mereka yang sudah berpulang ke pangkuan-Mu yang abadi”. Amin

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Gereja Harus Kekinian agar Dapat Berdamai dengan Pandemi

Michelle Grady

Tips Merayakan Masa Adven bagi Umat Katolik. Kamu Bisa Praktekan di Rumahmu!

Edeltrudizh

Rayakan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, Coba Lakukan 7 Hal Ini Bersama Keluarga

Tiwie Pert

Leave a Comment