Katolikpedia.id

Alasan Upacara Baptis di Kapel Sistina Dihentikan. Teruslah Berdoa untuk Dunia

Upacara Pembaptisan Dihentikan

Katolikpedia.id – Kantor Berita Vatikan mengumumkan secara resmi bahwa upacara baptis di Kapel Sistina dihentikan. Paus Fransiskus tidak akan memberikan pelayanan Sakramen Baptis, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Keputusan tersebut menghentikan kebiasaan yang sudah berlangsung turun-temurun di Kapel Sistina. Biasanya, pada Hari Minggu Pembaptisan Tuhan, Paus akan membaptis sejumlah bayi di Kapel Sistina.

Tahun lalu, ada 32 bayi, terdiri dari 17 laki-laki dan 15 perempuan, dibaptis di kapel bersejarah milik Gereja Katolik itu. Bayi yang dibaptis biasanya adalah adalah buah hati dari para diplomat dan karyawan-karyawati yang sehari-hari bekerja di lingkungan Vatikan.

MOHON DUKUNGAN:

Tapi tahun ini, pada Hari Raya Pembaptisan Yesus yang dirayakan Gereja Katolik pada Minggu, 10 Januari 2021 nanti, Misa Pembaptisan di Kapel Sistina ditiadakan.

Alasan utama Misa baptis di Kapel sistina dihentikan adalah demi pencegahan penyebaran covid-19.

BACA: Akan Seperti Apakah Anak-anak Ini Setelah Dibaptis Langsung Oleh Paus Fransiskus?

“Karena situasi kesehatan, sebagai tindakan pencegahan, baptisan tradisional anak-anak yang dipimpin oleh Bapa Suci di Kapel Sistina pada hari Minggu Pembaptisan Tuhan tidak akan dirayakan tahun ini. Pembaptisan akan dilakukan di paroki tempat mereka berasal,” demikian pengumuman singkat Kantor Pers Vatikan, sebagaimana menukil Vatikannews.va (6/1/2020).

Dengan demikian, tradisi pembaptisan pada Hari Raya Pembaptisan Tuhan di Kapel Sistina, yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun itu, terhenti.

Tradisi membaptis anak-anak di tengah kemegahan lukisan dinding Michelangelo di Kapel Sistina Vatikan dan tempat para Paus dipilih, dimulai oleh Paus St. Yohanes Paulus II.

Empat puluh tahun yang lalu, tepat pada 11 Januari 1981, pada Pesta Pembaptisan Tuhan, Paus Yohanes Paulus II memberikan Baptisan kepada sembilan bayi di Kapel Paulus Vatikan, yang dipisahkan dari Kapel Sistina oleh Sala Regia. Tahun berikutnya, dia membaptis 13 bayi yang baru lahir dan 20 bayi pada tahun 1983.

Dalam kalender liturgi Gereja Katolik, Pesta Pembaptisan Yesus menandai akhir dari Masa Natal, yang dimulai dengan Misa Malam Natal.

Mari kita terus membawa situasi dunia dalam doa-doa kita. Sebagian besar Gereja Katolik di dunia belum bisa mengadakan Misa di gereja karena pandemi.

Di Indonesia, gereja-gereja di hampir semua pulau Jawa belum boleh mengadakan Misa. Kalaupun ada Misa, itu sangat terbatas. Sebagian besar umat masih mengikuti Misa secara online.

Tulis Komentar Anda:

Artikel Terkait:

Ini Pesan Utama Paus Kepada Para Kardinal Baru, Termasuk Kardinal Ignatius Suharyo

Steve Elu

Mari Manfaatkan Hari Natal Sebagai Momentum untuk Menebar Semangat Persatuan

Fr Andreas Anggit W.

15 Quotes Carlo Acutis ini Sangat Inspiratif. Umat Katolik Harus Tahu

Edeltrudizh

Leave a Comment