Tuan Rumah Pasparani IVFoto: LP3KN

Katolikpedia.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional IV.

Penetapan tersebut disambut dengan baik oleh pemerintah daerah, umat Katolik, serta masyarakat Sulawesi Utara yang dikenal memiliki tradisi toleransi dan kehidupan religius yang harmonis.

Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan dalam forum nasional yang melibatkan Kemeterian Agama, Konferensi Waligereja Indonesia, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN), serta Pemerintah Daerah.

Kota Manado direncanakan menjadi pusat utama pelaksanaan kegiatan, dengan dukungan sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan kesiapan daerahnya untuk menyelenggarakan ajang nasional tersebut.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama masyarakat akan memberikan dukungan maksimal demi menyukseskan Pesparani IV.

“Kami bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Sulawesi Utara sebagai tuan rumah Pesparani IV. Ini merupakan kehormatan besar bagi kami,” ujar Gubernur Yulius Selvanus.

Ia menambahkan bahwa ajang Pesparani tidak hanya menjadi momentum pengembangan seni liturgi dan iman umat Katolik.

Tapi juga menjadi peluang untuk mempromosikan potensi pariwisata, budaya, serta ekonomi kreatif di Sulawesi Utara.

BIMAS Katolik

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia, Suparman, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Sulawesi Utara dalam menerima amanah nasional tersebut.

Menurutnya, Pesparani merupakan sarana penting untuk memperkuat persaudaraan, persatuan, serta nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

“Kami percaya Sulawesi Utara memiliki pengalaman dan kemampuan untuk menjadi tuan rumah yang baik. Pesparani bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah pembinaan iman, seni, dan budaya yang mempererat persaudaraan umat Katolik dari seluruh Indonesia,” ungkap Suparman.

Dengan penetapan ini, Sulawesi Utara diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan Pesparani IV yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna bagi penguatan iman, pengembangan seni liturgi, serta penguatan persatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Pesparani IV direncanakan akan digelar pada 2027. Saat ini, di tingkat daerah sudah digelar berbagai macam lomba.

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!