Mgr Siprianus Hormat: Saya Masih Tetap Uskup Keuskupan Ruteng
Katolikpedia.id – Kabar terbaru tentang Mgr Siprianus Hormat yang terpilih menjalani tugas baru di Vatikan, membuat orang bertanya-tanya.
Kamis, 28 Agustus 2025 kemarin, Paus Leo XIV mengumumkan nama Mgr Siprianus Hormat sebagai anggota Dikasteri untuk Para Imam.
Dikasteri untuk Para Imam sendiri merupakan sebuah “lembaga” di lingkungan Vatikan. Dikasteri merupakan salah satu dari sekian banyak dikasteri yang menangani berbagai isu seputar Gereja Katolik.
Terpilihnya Uskup Keuskupan Ruteng tersebut menjadi catatan sejarah penting. Sebab ini adalah pertama kali uskup asal Indonesia menduduki jabatan di dikasteri di lingkungan Vatikan.
Uskup Siprianus menanggapi pengumuman ini sebagai sebuah perutusan Gereja. Ia menerima dan akan menjalankan tanggung jawab ini sebaik-baiknya.
“Ini tugas perutusan Gereja. Tentu pemilihan ini juga merupakan sebuah panggilan untuk mengambil bagian dalam tugas perutusan Gereja yang lebih luas,” ujar Mgr. Siprianus, Jumat 29 Agustus 2025.
BACA: Profil Uskup Ruteng yang Baru
Menurutnya, penunjukan ini merupakan murni keputusan dari Vatikan. Ia menganggap penunjukan ini sebagai kabar gembira, terutama bagi para imam di Keuskupan Ruteng.
Sebab, keterlibatannya di dikasteri ini mungkin didasari pada kekompakan dan kerja sama yang baik antara dirinya dan para imam dalam menjalankan misi Gereja lokal.
“Saya cukup dekat dengan para imam, menjadi sahabat perjalanan baik dalam panggilan maupun tugas perutusan di gereja lokal Keuskupan Ruteng,” ungkapnya.
Tetap Uskup Ruteng
Mengiringi pengumuman tersebut, orang bertanya: apakah Mgr Siprianus Hormat akan pindah ke Vatikan? Apakah dia tidak menjabat Uskup Keuskupan Ruteng lagi?
Mgr Sipri sendiri memasitkan bahwa walaupun kini menyandang tanggung jawab baru di tingkat global, ia tetap akan menjalankan tugasnya sebagai Uskup Ruteng.
“Saya tetap di sini. Mungkin ada tugas-tugas tertentu yang harus saya hadiri di Roma, termasuk pertemuan atau audiensi bersama Paus,” ujarnya.
Uskup asal Flores, NTT ini berharap umat Katolik Indonesia dapat mendukung tugas perutusannya ini dengan doa, sehingga Bapak Uskup dapat menjalankan kepercayaan tersebut sebaik mungkin.











