Katolikpedia.id

Media Online Gereja Katolik Indonesia

Makna Lambang Paus Leo XIV
Berita Paus Leo XIV

Lambang Kepausan Paus Leo XIV Cerminkan Semangat Agustinian

Katolikpedia.id – Lambang dan semboyang Paus Leo XIV yang baru terpilih jelas memperlihatkan semangat Agustinian (OSA), tarekat yang menaunginya.

Semangat Ordo Santo Agustinus jelsa terlihat dalam lambang buku tertutup dan hati tertusuk anak panah, yang terdapat dalam lambangnya.

Lambang ini ini merujuk kepada pengalaman pertobatan Santo Augustinus, yang menggambarkan perjumpaan pribadinya dengan Sabda Tuhan menggunakan frasa: “Vulnerasti cor meum verbo tuo” – “Engkau telah menusuk hatiku dengan Sabda-Mu.”

Selain itu ada perisai terbagi secara diagonal menjadi dua bagian. Bagian atas memiliki latar belakang biru dengan bunga lili putih.

Sementara bagian bawah perisai memiliki latar belakang terang dan menampilkan gambar yang mengingatkan kita pada Ordo Santo Agustinus.

Lambang Paus Leo XIV

Semboyan

Paus Leo XIV juga menyematkan tradisi Agustinian ini lewat semboyannya, yakni In Illo uno unum. Artinya: “Dalam Kesatuan, Kita adalah Satu.”

Frasa tersebut diambil dari Eksposisi Santo Agustinus tentang Mazmur 127, di mana ia menjelaskan bahwa “meskipun kita orang Kristen banyak, dalam satu Kristus kita adalah satu.”

Dalam sebuah wawancara pada 2023 dengan Tiziana Campisi dari Vatican News, Kardinal Robert Francis Prevost menjelaskan semboyan ini:

“Seperti yang dapat dilihat dari semboyan episkopal saya, kesatuan dan persekutuan benar-benar merupakan bagian dari karisma Ordo Santo Agustinus, dan juga cara saya bertindak dan berpikir.”

“Saya percaya sangat penting untuk mempromosikan persekutuan di Gereja, dan kita tahu betul bahwa persekutuan, partisipasi, dan misi adalah tiga kata kunci Sinode. Jadi, sebagai seorang Agustinian, bagi saya mempromosikan kesatuan dan persekutuan adalah hal yang mendasar,” imbuh Campisi.

Refleksi Santo Augustinus tentang Mazmur 127 menyoroti landasan teologis gagasan ini. “Kristus – kepala dan tubuh – adalah satu manusia tunggal. Dan apakah tubuh Kristus? Gereja-Nya,” tulis Augustinus.

Ia kemudian menambahkan, “Meskipun kita orang Kristen banyak, dalam satu Kristus kita adalah satu. Kita banyak dan kita adalah satu – karena kita bersatu dengan-Nya, dan jika Kepala kita ada di surga, para anggota akan mengikutinya.”

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!