Katolikpedia.id – Pada 20 Desember 2023, seluruh penerima mahasiswa CAO mengikuti rekoleksi akhir tahun yang dipimpin oleh Pastor Paulus Halek Bere, SSCC dengan tema, “Menemukan Talenta Dalam Diri”.
Pastor Polce, sapaan akrabnya, merupakan salah satu imam yang diutus oleh kongregasi SSCC untuk mengabdi di STP Santo Bonaventura, Keuskupan Agung Medan.
Rekoleksi dibuka dengan pesan dan kesan dari Dr. Din Oloan Sihotang. Sebagai Sekertaris CAO, Din Oloan menghimbau agar para peserta yang hadir tak sekedar mengikuti rekoleksi tapi benar-benar memaknai kegiatan tersebut.
Selain sekertaris CAO, ada Dr. Johannes Sohirimon Lumbanbatu, M.Th yang juga memberikan arahan pada mahasiswa. Ia berharap rekoleksi akhir tahun ini dapat membawa hal baru kepada para peserta agar dapat menemukan talenta dan mengembangkannya.
Johannes Sohirimon juga turut memperkenalkan Pastor Polce kepada para mahasiswa yang hadir, mulai dari riwayat pendidikan hingga tiba pada perutusannya untuk mengabdi di STP Santo Bonaventura Keuskupan Agung Medan (KAM).
Rekoleksi dibagi dalam 3 sesi. Sesi pertama mengusung tema menemukan talenta. Pastor Paulus Halek Bere, SSC memulai sesi pertama ini dengan menjelaskan makna dan arti dari talenta itu sendiri. Lalu, ia mengajak semua peserta untuk mengenl macam-macam cara agar seseorang dalam mengembangkan talenta yang dimiliki.
Pada bagian ini, mahasiswa ditugaskan untuk membuat sebuah refleksi diri. Ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab oleh setiap mahasiswa tentang bagaimana ia menemukan talenta dalam dirinya dan menentukan figur yang mendukung setiap perjalanan perkuliahannya.
Sesi kedua fokus membahas tema “Berjalan Bersama Tiga Raja Dari Timur.” Pastor Polce mengajak para mahasiswa untuk meyadari akan makna setiap talenta yang dimiliki sebagai sebuah potensi dan jalan untuk melayani dan berjumpa dengan Yesus yang adalah sang raja sejati.
Sebagaimana para majus dari Timur yang berjalan dan berjuang untuk bertemu Yesus, maka hendaknya para mahasiswa penerima beasiswa CAO perlu bangkit untuk menggunakan kesempatan studi di STP sebagai jalan menemukan diri dan Tuhan.
Pada sesi ketiga, Pastor Paulus membahas tema “Menemukan Yesus Dalam Kebersamaan”. Mahasiswa dibagi dalam 7 kelompok untuk membagikan hasil refleksi yang telah ditulis oleh setiap mahasiswa.
Natanael Nilikmu Logo, salah satu peserta berbagi kisah seputar talenta yang dimilikinya. Menurutnya, talenta yang ia memiliki saat ini adalah bermain gitar. Harapannya, kelak ia akan mengabdi dan berbagi banyak hal di tanah kelahirnnya yaitu di Papua.

Selepas rekoleksi CAO, Pastor Paulus memimpin Misa Pelantikan BPM dan SEMA. Dalam khotbahnya ia menjelaskan tentang bagaimana kebijaksanaan diperlukan dalam kepemimpinan agar suatu organisasi berjalan bersama dengan keseimbangan dan membetuk kesamaan yang indah.
Sepintas tentang CAO
CAO (Caritas Ad Omnia) adalah suatu lembaga yang mengelola beasiswa bagi mahasiswa/i Sekolah Tinggi Pastoral St. Bonaventura Keuskukapan Agung Medan.
Beasiswa ini diberikan langsung oleh Mgr. Kornelius Sipayung, OFM.Cap, uskup Keuskupan Agung Medan, khusus untuk mahasiswa/i STP Santo Bonaventura yang akan dididik menjadi katekis unggul.
Setelah lulus dari STP, para lulusan akan ditempatkan di setiap Paroki yang ada di Keuskupan Agung Medan. Beasiswa ini dikelola oleh para pengurus yang juga merupakan dosen STP dengan diketui oleh Dr. Jakobus Ndona, M. Hum.
Ditulis oleh: Serepina K. Br Sinaga, Mahasiswi STP Santo Bonaventura)
- Keren! Ini 6 Fakta Menarik tentang Gereja St Maria de Fatima Toasebio
- Ini Pesan-pesan Penting di Film The Last Supper!
- Tiga Romo Merayakan Misa untuk Ibu Mereka yang Sakit
- Paroki-Paroki di Wilayah Keuskupan Agung Kupang
- Dalam Satu Bulan Stasi St Laurensius Parung Panjang Dikunjungi Dua Uskup